Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Senin, 23 November 2020

Syair Dimu (Dirimu)

Dimu memukau dengan premis indahmu. Tapi mungkin aku belum bertemu dimu. Dimu santun dengan tindak-tandukmu, tapi aku tak tahu dimana saat ini dimu berada . Dimu penyejuk dalam lelahku, menghasut buang bebanku. Tapi mungkin kita belum mengenali masing2, atau mungkin hanya belum mengenal lebih dalam. Kita yang masing2 saat ini saling bertanya, bagaimana kelak kita berjumpa. Untuk dimu yg kelak membersamaiku jaga diri baik-baik, tempuh garis hidup itu hingga titik dimana kita bertemu.
Begitupun aku, akan aku tempuh sisi lain ruas garis ini dengan baik, sampai dimana dua ruas ini menyatu. Kemudian kita membangun dan mewujudkan utopia bersama dalam satu ruas garis itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berdialog