Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Senin, 23 November 2020

Manusia Satu Perspektif

Ternyata kita memang dicipta untuk menilai dari satu perspektif. Saya kira demikian serta merta agar kita mencari perspektif lain. Agar pula titah Sang Maha yang menyuruh kita untuk mencari tahu (mencari ilmu/membaca) dapat kita lakukan. Tidak mengetahui perspektif lain sama saja membuat bencana. Hal itu dikarenakan kita tidak saling paham dan sehingga dapat salah paham. Mungkin tanpa hasutan nafsu, salah paham adalah sebab utama  masalah dalam sejarah manusia. Siapa yang kira setengah juta kawula nusantara awal orba mati karena salah paham dewan jendral. Andai saya dikasih satu permintaan yang pasti dikabulkan sebagai syarat "kedamaian," kelak saya memohon manusia memiliki sejuta perspektif. *** Ah, nampaknya tidak juga. Saya hanya membual dengan perspektif sendiri soal syarat "kedamaian" itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berdialog