cukupkah itu yang kau katakan
ketidak percayaan yang menyakitkan
membuatku yang yakin menjadi sakit hati
kata katamu mencerminkan dirimu
kata katamu bumerang yang akan menyerangmu
aku berani jamin siapa lebih baik
aku berani jamin siapa lebih layak
tapi aku ragu tuk menjamin bahwa aku bisa menyampaikannya
ingin kukatakan perbaiki diri
tapi keraguan karena perbuatanmu tak kunjung hilang
kadang aku berani tapi aku bingung
persahabatan ini bisa hilang karena hal sepele
kuharap kau sadar bahwa aku bisa
ku harap kau sadar lalu menyesal
Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~
Kamis, 05 November 2015
pikiran
terkadang kupikir dia hebat
kadang juga ku pikir dia sempurna
bahkan pikiranku membuat ku bodoh
karena memikirkan kehebatannya
pemimpin yang punya ketegasan
aku hanya insan yang sederhana
yang bingung memanfaatkan kesempurnaan raga
terus mencoba jadi yang terbaik
dan berusaha baik dalam mecoba
tapi aku gagal tak lebih aku darinya
syukurlah saat dia berkuasa
perlahan aku lihat kekurangan
membuat kupikir kehebatan hanya insidental
berputar bagai reda beriringan dengan kekurangan
roda yang harus rusak bergelinding
roda yang perlahan terkikis tandunsnya jalan
bagaikan kehebaran yang akan musnah karena jiwa
jiwa yang menua kemudian tiada
kadang juga ku pikir dia sempurna
bahkan pikiranku membuat ku bodoh
karena memikirkan kehebatannya
pemimpin yang punya ketegasan
aku hanya insan yang sederhana
yang bingung memanfaatkan kesempurnaan raga
terus mencoba jadi yang terbaik
dan berusaha baik dalam mecoba
tapi aku gagal tak lebih aku darinya
syukurlah saat dia berkuasa
perlahan aku lihat kekurangan
membuat kupikir kehebatan hanya insidental
berputar bagai reda beriringan dengan kekurangan
roda yang harus rusak bergelinding
roda yang perlahan terkikis tandunsnya jalan
bagaikan kehebaran yang akan musnah karena jiwa
jiwa yang menua kemudian tiada
BASA BASI
basa basi telah kuucap
dengan harapan yang tak basi
berharap cinta tanpa usaha nyata
berharap kau mengerti dengan isyarat
perlahan ku dekati dengan ragu
perlahan rasa makin dalam di hatai
perlahan pula harapan mulai suram
dirinya muncul dengan usaha nyata
mengungkapkan rasa terang terangan
kau terima dengan lapang dada
padahal aku tahu masa lalunya
padahal aku tahu harapan basinya
tapi ku tak tahu apakah kau tahu
akan cintaku padamu
fayasy
KAWANKU
kawanku
cita cita ini bukan milikmu
milik kita bersama
kawanku
kau punya hak menetapkan
maka percayalah padaku
kawanku
kaulah pemimpinku
bermusyawarahlah denganku
kawanku
kaulah sang kapten kapal
tak mampu sendiri di laut lepas
cita cita ini bukan milikmu
milik kita bersama
kawanku
kau punya hak menetapkan
maka percayalah padaku
kawanku
kaulah pemimpinku
bermusyawarahlah denganku
kawanku
kaulah sang kapten kapal
tak mampu sendiri di laut lepas
fayasy
KEMBALIKAN HAYALAN
kesombongan datang karena indahnya tahta
tahta di raih kerana kerasnya usaha
usaha dilakukan karena tingginya cita cita
cita cita di dapat hanya karena hayalan
rasanya ingin kuulangi lagi hayalanku
agar kesombongan tak tertanam di benakku
membuatku lupa teman terbaikku
dan mencari teman yang setara denganku
kesombongan !!! pergi jauh dariku
aku ingin bersamamu sahabat
bersama lagi kita rajut hayalan
meski kekanakkanakan aku merasa nyaman
kutakj peduli lagi kata orang
oh sahabat, bersama kita buang kesombongan
tahta di raih kerana kerasnya usaha
usaha dilakukan karena tingginya cita cita
cita cita di dapat hanya karena hayalan
rasanya ingin kuulangi lagi hayalanku
agar kesombongan tak tertanam di benakku
membuatku lupa teman terbaikku
dan mencari teman yang setara denganku
kesombongan !!! pergi jauh dariku
aku ingin bersamamu sahabat
bersama lagi kita rajut hayalan
meski kekanakkanakan aku merasa nyaman
kutakj peduli lagi kata orang
oh sahabat, bersama kita buang kesombongan
fayasy
Langganan:
Postingan (Atom)