Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Rabu, 09 Januari 2019

Sabda Tanahmu

Malam disini, hari ini lebih gelap. Memandang langit,  memandang hampa. Bintang hanya berkedip, rembulan sedikit sabit. Kemudian ia berdiri di hadapmu, acungkan telunjuk padamu yg terpaku. Semerdu angin menggesek dedadunan lontar, ia berkata padamu. Aku tak memintamu menjadi apa, tak seperti dimu yg saban bulan tampak pinta padaku. Dagingmu dari tanah ini,  darahmu dari laut ini, perangaimu kau dapat dari kasih yg tak lain ada disini. Biar jasadmu ada dimana, taruh rasamu disini, bersamaku, bersama mimpimu itu. Merantau memang suruhku, tapi kau tahu, hanya agar kau kembali padaku. Aku, tanah lahirmu.