Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Senin, 19 Desember 2016

Sudah kusebut namamu

Aku sudah menyebut namamu
Aku pun bertindak menuju ke arahmu

Mungkin saat itu kau arahkan jemariku
Tuk menyentuh ke arah yg benar

Meski aku ingin...

Jujur
Aku masih ragu
Apakah itu kau

Jujur
Aku masih ragu
Mungkin bukan kau

Tapi sudah kusebut namamu...

Minggu, 11 Desember 2016

Si Budi

Si Budi dengan ayam kesukaannya
Pergi kemanapun berharap ayam santapannya
Sekali daging tidak boleh
Sekali telor tidak mau
Oh Budi yang malang
Dihadapannya kini ada santapan yang beragam
Namun tak ada ayam yang di goreng begitupun yang kuah maupun bakar
Tak mau ia memakannya
Tetapi iya atau tidak pastilah ia harus memakan sedikit atau banyak
Karena hanya beberapa saat habislah disantap orang
Laparlah Budi menanti ayamnya

Masihkah harus berkeras?
Ya!!! jika itu memang diharuskan
Jika tidak?

Jangan bodoh
Kau kan tertinggal

Plural

Hidup Plural
Hidup yang sebenarnya
Meski satu tujuan yang termaksud atau tidaknya
Sejatinya hikmah ada dimana2
Manusia harusnya tinggal memetik
Terserah ia ingin yang berwarna dan rasa apa
Yang penting dibolehkan
Karena hidup itu plural

Kamis, 08 Desember 2016

Spirit

Besok Allah pastinya kan mengungkap kembali
Di persidangan hari kiamat kelak
Akan insan insan yang membela agamanya
Akan ibadah Akbar yang seakan akan Padang Mahsyar
Bukankah begitu?
Meski kan kalah kita berhadapan dengan politik
Meski kan kalah kita ditembak senjata api
Tapi apalah daya di tangan Allah tak ada apanya.

Realita

Rasulullah ialah sang pemegang liwa'.
andaikan saat ini di sisi kita semua tentunya penista sudah tak ada.
Andaikan penista hidup 14 abad yg lalu pun sudah terpisah badan dan kepalanya.

Sabar itu yg dikatakan
Sudah berapa kali umat Islam berkorban
Dengan mayoritas yang taat agamanya
Mengubah UUD berbau islam
Dengan tujuan menjaga kesatuan

Padahal mujahid dulunya tak ada yang bernama Bertus
Apalagi namanya ah*k
Tetapi sekali lagi mereka berkorban

Tak pantaslah jika kita membela lantas di fitnah


Gadis rembulan

Wahai pemudi berparas rembulan
Sinar membiru menyelimuti malam
Ya! akulah malam dengan siksa kedinginan
Ditambah aroma kejahatan dan kesengsaraan
Tapi kau menemaniku bersama bintang
Mengindahkan kegelapan
Menghangatkan pertikaian
Meromantisan suasana
Duhai gadis rembulan...

Jumat, 04 November 2016

Tenggelam di Samudera

Hari ini ku tenggelam di dalam samudera kehinaan
Berputar putar di arus yang tak deras
Padahal mahir aku berenang
Dan melompat pelan pun aku pasti ke permukaan

Tapi aku menikmati
Persoalannya bukan mati kehabisan nafas
Tapi lalai tak kunjung selesai
Air yang menyentuh kulit segar dan nikmat
Berada di dalamnya pun layaknya tidur di kala kantuk

Atau pun buang angin di kala kembung

Itulah samudera kehinaan
Ku ingin bersegera ke daratan
Karena berlama lama dingin memusnahkan
Ku ingin bersegera ke daratan
Tapi SUMPAH, semua orang inginkan
Apa yang aku rasakan

Tapi tidak bagi mereka
Sosok orang yang sejati
Ingin ku seperti itu lagi.

Selasa, 25 Oktober 2016

nafsu

mengapa kau ciptakan nafsu
jika semua itu menipu
mengapa kau berikan nafsu
jika berakhir kelabu
muslihat, mengacaukan segalanya
bagai kutu di kulit binatang
merubah madu menjadi maja
merubah bunga menjadi duri
ku belindung hanya padamu

Lihat !?

lihat dahulu siapa dirimu
sebelum kehendak akan kau lakukan
tak perlu capek capek berpeluh
karena berguna saja kau tak tahu

maka lihat dulu siapa dirimu
akan dianggap atau tidak
atau lihat saja dirimu
akan mampu atau tidak

karena orang melihatmu sebelumnya
tunjukan dirimu mampu
terlihat saja sudah cukup
karena pandangan itu menipu

Kamis, 13 Oktober 2016

Jika tertutuplah jalan

sadarkah kita di saat satu-satunya harapan menjadi sirna
sadarkah kita jika yang sirna itu bukanlah satu-satunya jalan
lihatlah si bayi dalam rahim
ia makan hanya dengan satu jalur dari pusar yang mengalirkan darah yang amis rasanya
ketika ia lahir, menangislah ia saat itu ia tak tahu dari manakah ia akan makan
karena tali pusar itu kini sudah tak lagi tersambung
saat itulah ia berpasrah dalam kondisi itu ia tak tahu apa yang harus dilakukan
tapi saat itu datanglah jalan yang lebih baik
si bayi dikaruniai kemampuan tuk merasakan yang lebih enak sebagai makanannya
air susu dari ibunya
hingga beberapa bulan ia meninggalkan rahim dan merasakan air susu
ia dikaruniai lagi tuk merasakan dari dua jenis makanan dan minuman
yaitu tumbuhan dan hewan juga air putih dan air yang berasa.
itulah ketidak tahuan kita saat kita merasakan hal yang tak diketahui jalan keluar
pastilah pernah terucap kata-kata keluhan
pernah terucap pula kata menyalahkan
siapa yang kita salahkan?
.
padahal tertutup satu jalan terbukalah beribu jalan.


Jumat, 09 September 2016

kecil dan sempit

Dunia itu memang sempit
entah apa yang dibicarakan orang tentang bentuknya
datar atau bulat tak penting
sempit tetaplah sempit.
pendek itulah umur hidup yang kita jalani.
seakan memandang dari sudut pandang penonton yang harusnya menikmati
usahalah yang sangat berarti menjadi penentu di kemudian hari
ku temui banyak orang dengan jalan hidup yang beragam
memberi kisah mewarnai cerita hidup ini
kecil dan sempit pastilah berarti.

tali sepatu ikatan semangat

tali sepatu mulai usang
aku yakin telah mengikatnya dengan baik 5 tahun silam
beribu langkah telah kulalui terkadang tali itu terlepas tapi kukenakan lagi
andaikan ibarat semangat kuyakin tali itulah janjiku
meskipun akan tak digunakan pastilah harus kembali dipakai
1 tahun lagi bahkan tak sampai ku harus berganti dengan yang baru
mungkin jalan hidup yang baru dengan ikatan yang mungkin bukan lagi sekedar tali sepatu
ikatlah, kenakan, hidup jangan dibiarkan longgar
apapun tahapannya kapanpun itu.

Sabtu, 23 April 2016

Aku Do'amu

Kutipan Indah dari buku "AKU DO'AMU"
yang di tulis oleh mister anonim
entah tak mau sombong ataukah apa
buku itu harus dibaca.

  Mintalah doa kepada siapapun
  Kita tak tahu dari mulut siapa
  doa itu akan di kabulkan olehnya.

-

  Pagimu menentukan harimu
  jika pagimu bahagia
  bahagialah harimu.

-

  berdo'a dengan hati
  berdo'a demi sakit hati.

Sabtu, 16 April 2016

Penghargaan dan penghormatan merupakan salah satu kebutuhan dasar hidup manusia.
Sangat disayangkan....kadang penghargaan ini diberikan pada seseorang lantaran pamrih pada kepentingan pribadi.
Bila hilang kepentingan itu hilang pula penghormatan
                           -ibu
"Kalau sudah tiada baru terasa".
Memulai sesuatu yang baru
Segera menyusun renstra
Jangan diam membisu.
Manusia dilihat kualitas dirinya
Tidak saja dari lembaran - lembaran kertas yang ia rangkai
Tapi ucapan, perbuatan dan putusan
Yang ditebarkan.
"Seperti nano-nano"
Tidak menentu....
Itulah hukum kehidupan
Kalau tidak mau ya tolak saja
             -ibu
Jangan sampai terjebak dalam kemunafikan.
Berusaha untuk tetap istiqomah
Bukan untuk pujian atau tendensi lainya.
Meski orang melihat kejujuran itu dengan ketidak jujurannya.
IA Maha Tahu...
Sudah beri kita baik dan buruknya secara seimbang
Sekarang tinggal memilah dengan pemetaan yang bijak
Dan katakanlah....
"Katakanlah...telah datang kebenaran dan akan hilang kebathilan itu karena sesungguhnya kebathilan itu pasti akan kalah..../al-ayah...

                                                            -ibu

Senin, 28 Maret 2016

akibat rindu

baru kusadari suatu yang berlalu
terpatri dalam hati aku tak ragu
keharmonisan masa lalu
ku ingat dari sebuah lagu
lagu yang kalian nyanyikan dengan merdu
membuat pikiranku yang berdebu
menjadi semakin kelabu.

teringat semua  memori masa lalu
bersama kalian teman kecilku
sayang sekali semua telah berlalu
tersapu oleh pikiran-pikiran baru
teman-teman seru
dan pengalaman senang atau haru.

kini tersadar dalam jiwaku
bahwa hal-hal yang baru akan berlalu
mungkin keluargaku, sekolahku,
kampung halamanku
besok tidak lagi aku bertemu
oh tuhan. ingin ku ulangi selalu
mungkin suatu saat di surgamu.

Manusia dalam Kehinaan

Begitu Hinakah kita sebagai manusia
di cintai begitu tulus tapi tak merasa apa-apa
mungkin jika mencintainya hanya mengharap surganya
adakah bedanya dengan seorang yang mencintaimu
tapi hanya berharap mobil mewahmu.
aku dan kamu yang membaca ini
selalu dalam penglihatannya, 
selalu dalam cintannya.
berapa banyak hidayah yang telah ia beri?

oh bodohnya diri kita.

Selasa, 01 Maret 2016

Bismillah ku tulis dengan hati

malam saat aku mengetik catatan ini bukan malam yang biasa-biasa.
malam ini aku berusaha menghidupkan hati yang telah mati .
malam ini juga aku ingin membawa perasaan dalam mengetik mesti susah kurasakan.
setelah berpikir 16 tahun hidup sudah kulalui, perkembangan bagaikan gelombang kulewati.
aku tak ingin diriku berakhir dengan masa depan yang monoton, hidup serba santai dan tak punya gairah mencari kebajikan.
aku ingin hidup agamis dengan bertasawuf modern ala buya hamka, hidup menjadi pemimpin disegani di dunia dan di akhirat.
sudah hidup belasan tahun kali ini kembali kujadikan pijakan pertama dari hari kelahiranku ini sebagai awal dari sebuah resolusi besar.
resolusi yang sudah dan harus selalu di iringi do'a, resolusi yang harus pasti di buktikan dengan tindakan.
perubahan selalu saja terjadi namun tak boleh ku biarkan perubahan ini di permainkan oleh nafsu, ku tantang kau nafsu. siapa yang akan menang, akan aku pegang janji resolusiku ini.
MENJADI BAIK

Senin, 29 Februari 2016

1 MARCH 2016

hari ini bertepatan dengan kejadian istimewa yang kurasakan di salah satu kuburan terbesar di pulau jawa tepatnya pukul 00.00 2 tahun lalu. hari ini juga bertepatan dengan beberapa tahun yang lalu saat ayahku membelikanku mainan kartu yugi oh yang sangat kusenangi.
 
hari ini aku yakin kedua orang tuaku sedang memikirkanku di rumah, mungkin memanjatkan doa yang spesial untukku, untuk kesuksesanku, atau untuk kesehatanku. setelah di pikir pikir hidup ini hanya sekajap tak terasa seperti hanya lewat di layar kamera yang kita pandang dengan mata, keluh kesah rasa senang hanya bisa kita lihat di memory card yang tersimpan yang sewaktu waktu  bisa hilang.
 
16 tahun sudah aku hidup aku ingin di usiaku ini tak menjadi cuplikan video yang membosankan jalan ceritanya, aku ingin cuplikan video ini berakhiran good ending bukan sad ending.kemudian aku mendapatkan reward karena good ending dari kisah hidupku. ya tuhan bimbing aku aku jangan sampai engkau menjadikan aku tokoh yang buruk dalam alur cerita kehidupanku, meski tokoh utama sang tokoh antagonis akan debenci oleh tokoh tokoh lain dalam cerita, dan jangan sampai ya allah engkau jadikan aku tokoh antagonis dan akan di beri reward oleh engkau dengan neraka, yang aku tak bisa memikirkan betapa perih siksaannya.

                                                                               01 MARET 2016
                                                             resolusiku 
-lolos seleksi mubaligh hijrah malaysia
-sukses beasiswa s1 IIUM minimal di indonesia
-masuk 10 besar kelas XI MAK
-puasa senin kamis jalanin terus kalau bisa daud
-menjadi pemimpin pergerakan apa pun itu
-sukseskan kegiatan organtri (be a driver don't be a passengers)
-Bisa meneladani dan siap di teladani
-BERANI


Minggu, 28 Februari 2016

Buatlah aku mencintaimu, CINTA


Ayolah cinta bantu aku bahagia, bahagia karena cinta pada ayahku, cinta pada ibuku
ayolah cinta aku janji tak akan membencimu jika kau bantu aku mencintai mereka.
tolonglah aku cinta jangan kau buat aku lalai dengan sosok anggun yang juga mempunyai cinta.
aku takut cintanya pada mereka tak akan seperti cintaku jikalau nanti.
jika kau tak mau... Buatlah Aku mencintaimu, CINTA.
Agar aku bisa mencintai mereka sampai kapanpun, dua sosok yang tak perlu mencari cinta tuk mencintaiku, dua sosok yang jauh kukenal sebelum adanya dirimu CINTA.





SUKSES ?

gak sukses gak papa
yang penting bahagiakan ortu
yang penting masuk surga

*  *  *
lagi pula sukses yang di bayangkan orang yang mendoakanmu
 berbeda dengan sukses yang kau pikirkan

*  *  *
Naudzubillahimin dzalik.
Aku Harus SUKSES

Makasih kawan motivasimu
semoga kau membacanya.

Jati diri kita

Seorang yang sering mengejek akan susah menerima jika dirinya diejek.
orang yang suka meremehkan cenderung tak suka di remehkan.
itulah jati diri kita, bangsa indonesia.

*  *  *
perlukah kau kawan membalas hal yang sebenarnya hanya menutupi sandiwara
hal yang sebenarnya jika dihadapi dengan sabar kan berbuah pahala.
ingatlah kawan, ingat jati diri buruk itu.
ingatlah juga kawan penderitaan kan menjadi pelajaran
bak api yang menyala makin di tiup makin menggarang.




Minggu, 31 Januari 2016

Keluh kesah hari ini

Bersabarlah sang Perantau..
Negri orang adalah Ladang Perang..
Kampung halaman hanyalah Cobaan..
Rasa rindu suatu saat kan Hilang..
Keluarga, besok takkan kau temukan..
Dunia yang sebenarnya tak kau rasa sekarang..
Besok engkau akan Mengemisi..
Ejekan oran-orang Hari ini..
Ejekan yang Menyayat Hati..
Hinaan fisik yang tak tampak karena Canda tawa..
Semua akan kau Rindukan, daripada esok..
Ketika badan tertusuk pedang..

Rabu, 20 Januari 2016