Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Kamis, 13 Oktober 2016

Jika tertutuplah jalan

sadarkah kita di saat satu-satunya harapan menjadi sirna
sadarkah kita jika yang sirna itu bukanlah satu-satunya jalan
lihatlah si bayi dalam rahim
ia makan hanya dengan satu jalur dari pusar yang mengalirkan darah yang amis rasanya
ketika ia lahir, menangislah ia saat itu ia tak tahu dari manakah ia akan makan
karena tali pusar itu kini sudah tak lagi tersambung
saat itulah ia berpasrah dalam kondisi itu ia tak tahu apa yang harus dilakukan
tapi saat itu datanglah jalan yang lebih baik
si bayi dikaruniai kemampuan tuk merasakan yang lebih enak sebagai makanannya
air susu dari ibunya
hingga beberapa bulan ia meninggalkan rahim dan merasakan air susu
ia dikaruniai lagi tuk merasakan dari dua jenis makanan dan minuman
yaitu tumbuhan dan hewan juga air putih dan air yang berasa.
itulah ketidak tahuan kita saat kita merasakan hal yang tak diketahui jalan keluar
pastilah pernah terucap kata-kata keluhan
pernah terucap pula kata menyalahkan
siapa yang kita salahkan?
.
padahal tertutup satu jalan terbukalah beribu jalan.


1 komentar:

Mari berdialog