Bung! Sempatkan ingat Tuhan, Ingat Jejak Digital juga~

Rabu, 10 Juni 2015

Hidup adalah Menulis

     Pada dasarnya Hidup itu hanyalah Tulisan,yah tulisan amal baik buruk kita masing2 yang di tulis oleh malaikat Raqib Atid,sebagai bekal menuju akhirat kelak.Tapi yang di maksudkan dalam Post ini bukan itu tapi bagaimana pentingnya menulis sehingga saya berani mengatakan bahwa Hidup adalah Menulis.
     "BUKU ADALAH JENDELA DUNIA" Mungkin teman teman sudah sering mendengar maupun membaca kalimat tersebut,tapi teman teman bahkan mungkin masih belum menyukai untuk membaca buku.jika teman2 ketahui dari penemuan penemuan yang ada sekarang sederhana saja sebagian besar berasal dari tulisan dan kitab2 ilmuwan terdahulu bahkan Sir isaac Newton mengatakan "saya berdiri di atas pundak raksasa". tentu pundak raksasa yang di maksud adalah pemikiran pemikiran ilmuwan2 terdahulu yang tertulis di buku2nya.begitu pula para ulama2 islam terdahulu mereka bahkan sanggup untuk menulis hingga 40.000 buku.
    Fakta mengenai buku yang di atas itu adalah benar maka menulislah kawan karena tulisan itu membawa KEABADIAN jika orang2 barat akan di kenang,dan Jika
muslim akan mendapat surga.dengan menulis tentunya kita akan menciptakan jendela2 dunia baru yang akan di baca oleh generasi penerus kita dari cucu kita maupun cucu dari cucu2 kita.
    Kesimpulannya Hidup adalah Menulis yaitu menulis untuk kemuliaan,menulis ilmu yang membawa keabadian di dunia dan membawa keabadian di akhirat . dan hidup itu bagaikan selembar kertas yang di tuliskan tinta2 apabila tinta itu di tuliskan dengan rapi maka akan terlihat indah,jika di tuliskan dengan terburu maka akan terlihat berantakan dan sesuatu yang berantakan maupun rapi dari tinta2 yang telah tertulis tak bisa di hapus dan di tulis ulang di kertas yang sama.

5 komentar:

  1. Membaca adalah landasan perintah dalam beribadah.
    Wahyu pertama adalah إقرأ ini buktinya.....

    BalasHapus
  2. Membaca adalah landasan perintah dalam beribadah.
    Wahyu pertama adalah إقرأ ini buktinya.....

    BalasHapus
  3. Orang yang tidak dapat membaca aksara di sebut buta aksara,yańg tidak dapat membaca hikmah dan fenomena buta hati namanya.
    Dan yang tidak dapat membaca warna dan cahaya Adalah buta matanya.
    Buta berbentuk apapun itu...sama2 berpeluang menyesatkan manusia. Maka ilmu pengetahuan sebagai cahaya akan mengeluarkan manusia dari kesesatan itu

    BalasHapus
  4. Orang yang tidak dapat membaca aksara di sebut buta aksara,yańg tidak dapat membaca hikmah dan fenomena buta hati namanya.
    Dan yang tidak dapat membaca warna dan cahaya Adalah buta matanya.
    Buta berbentuk apapun itu...sama2 berpeluang menyesatkan manusia. Maka ilmu pengetahuan sebagai cahaya akan mengeluarkan manusia dari kesesatan itu

    BalasHapus
  5. Orang yang tidak dapat membaca aksara di sebut buta aksara,yańg tidak dapat membaca hikmah dan fenomena buta hati namanya.
    Dan yang tidak dapat membaca warna dan cahaya Adalah buta matanya.
    Buta berbentuk apapun itu...sama2 berpeluang menyesatkan manusia. Maka ilmu pengetahuan sebagai cahaya akan mengeluarkan manusia dari kesesatan itu

    BalasHapus

Mari berdialog