terkadang kupikir dia hebat
kadang juga ku pikir dia sempurna
bahkan pikiranku membuat ku bodoh
karena memikirkan kehebatannya
pemimpin yang punya ketegasan
aku hanya insan yang sederhana
yang bingung memanfaatkan kesempurnaan raga
terus mencoba jadi yang terbaik
dan berusaha baik dalam mecoba
tapi aku gagal tak lebih aku darinya
syukurlah saat dia berkuasa
perlahan aku lihat kekurangan
membuat kupikir kehebatan hanya insidental
berputar bagai reda beriringan dengan kekurangan
roda yang harus rusak bergelinding
roda yang perlahan terkikis tandunsnya jalan
bagaikan kehebaran yang akan musnah karena jiwa
jiwa yang menua kemudian tiada
Syairnya indah...
BalasHapusBikin bangga
Syairnya indah...
BalasHapusBikin bangga